Awal hijrahku

Awalnya tak pernah terbesitAwalnya tak pernah terbayangkanAwalnya tak pernah terfikirkanAku akan mempunyai keinginan untuk menjadi seperti merekaEntah kenapa, mungkin karna aku sudah terbiasa membuka auratkuAtau mungkin hatiku yang terlalu keras saat itu untuk merubah diriKadang-kadang aku berfikirDan merenungBagaimana bisa mereka tahan dengan pakaian yangtebal dan serba tertutup.

Hingga suatu ketika, di salah satu moment diriku merasa seakan-akan tertampar yang membuatku sadarKetika mendengar ceramah seorang ustadzah yang mengatakan “ buat apa cantik di mata manusia tetapi tidak cantik di mata allah “Kemudian ustadzah tersebut menjelaskan hadist yang mewajibkan wanita menutup auratnya dengan benar.

Dari sanalah aku berfikir dan merenung lagi dan menangis.. dalam hati bicara” Kemana saja aku selama ini, apa yang aku lakukan, kenapa setelah dewasa seperti ini aku baru tahu kewajibanku sebagai wanita.

Setelah begitu banyak dosa yang telah aku perbuat.Sejak saat itu aku memutuskan untuk berhijrah dibantu oleh sahabatku yang sebelumnya sudah duluan hijrah yang masih kuingat sampai saat ini hijab pemberian sahabatku-lah yang mengawali hijrahku.

Hijrah ku mulai dengan meyakinkan diriku sendiri, karena saatku hijrah keluarga sempat kaget dan seakan meremehkan jika aku tidak akan mampu bertahan dengan perubahanku untuk memakai hijabsyari’i. tapi aku berusaha untuk membuktinya, sampai saat ini aku masih bertahan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Maukah kau menjadi temanku?

Kelulusan dan perpisahan